BLOG JUFRI

Wartawan Haluan Padang

    Iklan
  • Kategori

  • Arsip

Bagaimana Sertifikasi itu Dilaksanakan?

Posted by jufrisyahruddin pada Juli 18, 2007

Sertifikasi merupakan sebuah proses pemerolehan sertifikat pendidikan yang harus ditempuh oleh seorang guru ke depan. Seoarang guru yang ikut sertifikasi bisa saja tidak lulus karena dinilai tidak memenuhi persyaratan. Akan tetapi, dia kemudian bisa mengikuti lagi proses itu sampai tiga kali. Jika setelah tiga kali tidak lulus juga, sang guru yang tak beruntung itu akan dialihkan ke tempat lain atau bisa dipensiunkan.

Sertifikasi yang merupakan uji kompetensi bagi guru itu terdiri dari beberapa langkah. Langkah pertama seorang guru akan mengikuti ujian tulis. Langkah kedua adalah uji kinerja dan kemudian melakukan penilaian sendiri atau yang dikenal dengan self appraisal dan portfolio. Portfolio ini berbentuk himpunan karya guru selama dia mengajar. Selain itu, juga ada penilaian dari atasan atau peer appraisal yang kemungkinan akan dilakukan oleh kepala sekolah.

Materi tes tulis mencakup kompetensi pedagogik dan kompetensi professional, sedangkan tes kinerja berupa penilaian kinerja guru dalam mengelola pembelajaran yang mencakup keempat kompetensi secara terintegrasi. Sementara itu, self appraisal yang digabungkan dengan portfolio merupakan penilaian terhadap kegiatan dan prestasi guru di sekolah, dalam kegiatan professional atau di masyarakat sepanjang relevan dengan tugasnya sebagai guru.

Sementara itu, peer appraisal yang dilakukan oleh atasan bertujuan untuk melihat kinerja guru dalam kesehariannya yang meliputi empat kompetensi yang harus dimiliki guru. Dengan memadukan sejumlah penilaian di atas, sertifikasi diyakini akan menghasilkan guru yang profesional.

Tes tulis dilakukan dalam bentuk pilihan ganda dengan materi kompetensi pedagogik dan professional. Sementara itu, tes kinerja akan dilakukan dengan alat ukur tersendiri yang sudah disiapkan. Dalam melakukan penilaian kinerja guru ini digunakan dua instrument yakni Instrumen Penilaian Kinerja Guru 1 (IPKG 1) dan Instrumen Penilaian Kinerja Guru 2 (IPKG 2).

IPKG 1 merupakan rencana pelaksanaan pembelajaran yang menjadi skenario pembelajaan yang disiapkan guru sebelum masuk kelas. Di sini akan terdapat materi ajar, sub pokok bahasan, kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran. Juga dicantumkan langkah-langkah pembelajaran, media dan sumber belajar serta proses evaluasi.

Sementara itu, IPKG 2 akan digunakan untuk menilai kemampuan guru melaksanakan pembelajaran mulai dari pra pembelajaran sampai kepada refleksi dan evaluasi akhir. Dalam proses ini akan terlihat apakah guru dapat mengimplementasikan apa yang sudah dicantumkan di dalam RPP.

Dengan demikian, penilaian terhadap guru dilakukan dalam bentuk tes dan non tes. Tes terdiri dari tiga bagian yakni tes tulis, tes RPP dan tes pelaksanaan pembelajaran itu sendiri. Non tes dilaksanakan dalam tiga bagian yang meliputi self appraisal, portfolio dan peer appraisal. Dalam self appraisal atau penilaian diri sendiri ditntut kejujuran yang sebagiannya akan dibuktikan dengan dokumen pendukung.

Untuk peer appraisal atau penilaian sejawat yang dalam hal ini kemungkinan oleh kepala sekolah juga dituntut kejujuran dan objektif dari si penilai. Penilaian tidak boleh dilakukan secara subjektif atau berbau KKN.

Melihat langkah sertifikasi ini, guru haruslah dituntut tidak hanya siap dalam menyiapkan bahan dan mengajar di ruang kelas, melainkan juga siap dengan dokumen pendukung lainnya seperti karya tulis, sertifikat seminar, piagama nara sumber atau karya lainnya yang sesuai dengan tugas mengajarnya.

  Proses Sertifikasi 

Proses sertifikasi akan dilakukan oleh beberapa pihak. Namun, seorang guru harus mengetahui bagaimana proses sertifikasi itu dilakukan agar tidak ketinggalan informasi. Sertifikasi guru merupakan kerjasama antara Ditjen PMPTK/Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota sebagai pengelola guru dan Ditjen Dikti/Perguruan Tinggi sebagai penyelenggara sertifikasi.

Sebagai pengelola guru, Dinas Pendidikan provinsi/kabupaten/kota dan LPMP yang merupakan jajaran Ditjen PMPTK bertugas menyiapkan guru untuk ikut sertifikasi temasuk mengatur urutan jika pesertanya melebihi dari quota yang ditetapkan.

Pertimbangan-pertimbangan yang dapat dijadikan patokan untuk menentukan urutan peserta sertifikasi adalah masa kerja, urutan kepangkatan, beban mengajar, kesiapan guru dalam mengikuti uji sertifikasi.

Penyelenggaraan uji sertifikasi dilaksanakan oleh Konsorsium Penyelenggara Sertifikasi yang terdiri dari LPTK, Dirjen Dikti, dan Dirjen PMPTK. Guru yang telah ditunjuk untuk ikut proses sertifikasi akan mengikuti tes tulis, tes kinerja dan dilengkapi dengan self appraisal, portfolio dan penilaian atasan atau peer appraisal.  Semua itu akan digabungkan untuk menentukan kelulusan.

Tes tulis akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sedangkan tes kinerja dilakukan sesudah tes tulis dan diselenggarakan di sekolah tempat peserta bertugas atau sekolah yang ditunjuk. Waktu pelaksanannya akan ditentukan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota dan LPTK penyelenggara.

Guru yang lulus sertifikasi akan memperoleh sertifikat pendidik, sedangkan bagi mereka yang tidak lulus dianjurkan mengikuti pelatihan dan pembinaan melalui MGMP, KKG, PPPG dan LPMP agar lebih siap untuk mengikuti tes ulang berikutnya.

Guru yang disertifikasi terlebih dahulu harus memperoleh ijazah S-1 atau  D-4. Di samping itu, bagi yang mengajar bukan di bidang keahliannya dapat memilih apakah akan ikut sertifikasi di bidangnya atau mata pelajaran yang bukan bidangnya itu.

Sekarang proses sertifikasi sudah bergulir. Para kepala sekolah dan guru diharapkan terus menerus mencari informasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota atau Provinsi sehingga tidak tertinggal kereta. Begitu pula di sekolah tempat mengajar agar lebih proaktif mencari informasi sehingga tidak rugi. (Bersambung)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: